header-image-papsi-its
gambar-masa-sidang-tugas-akhir-mahasiswa-papsiits-tahun-ajaran-20172018

- 08 Agustus 2018

Sebagai institusi pendidikan,  sudah barang tentu diharapkan para peserta didik dapat beproses dengan baik  sesuai dengan visi misi yang ditetapkan.  Sebagai tolak ukur keberhasilan, maka pada setiap akhir program perlu dilakukan evaluasi.

Kurikulum PAPSI mewajibkan mahasiswanya melaksanakan kerja praktek  di akhir program di suatu Instansi atau lembaga atau perusahaan yang dilaksanakan secara berkelompok. Mahasiswa akan belajar menganalisa permasalahan, selanjutnya mendisain solusinya  berupa sistem informasi dan mengimplementasikannya  kedalam  software aplikasi. Kelayakan dari laporan Tugas Akhir mahasiswa ini, diverifikasi oleh dosen penguji Tugas Akhir.


Kenapa harus ada sidang tugas akhir?

Mendengar kata sidang/ Ujian, kesannya sangat menyeramkan, ada ‘pembantaian mental’, ada bentakan dan sebagainya.  Sesungguhnya sangat jauh dari kesan ujian. Di sini sifatnya hanyalah klarifikasi terhadap hasil kerja mahasiswa. Apakah logika pemrogramannya sudah benar, atau apakah disain data basenya sdh benar?  Jadi pada dasarnya, diklarifikasi kelayakan pekerjaan mahasiswa. Jika masih jauh di bawah standar yang ditetapkan, maka harus direvisi kembali, yang ada kalanya harus dipresentasikan kembali.

Ada beberapa pemikiran yang mendasari di PAPSI diadakan sidang tugas akhir:

  1. Sebagai bentuk penjaminan mutu dari pihak pengelola, bahwa proses pembelajaran di PAPSI sudah berjalan dengan baik. Serta sebagai alat ukur tingkat keberhasilan mahasiswa.
  2. Memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk menggali permasalahan secara langsung dalam masyarakat untuk kemudian memberikan solusi dalam bentuk aplikasi sistem informasi.
  3. Memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam bekerja secara teamwork.
  4. Belajar beragumentasi dalam mempertahankan pendapat.

Serba serbi Tugas Akhir.

Sebagaimana lazimnya anak muda yang mempunyai idealisme bermacam-macam akan berdampak juga jika mereka disatukan dalam satu teamwork:

  1. Sering kesulitan menentukan jadwal bersama.
  2. Sering kelompok pecah di tengah perjalan.
  3.  Teman akrab bisa menjadi bermusuhan.
  4.  Anggota kelompok tidak datang pada saat sidang, sehingga sidang dianggap tidak syah.
  5. Ada anggota kelompok tidak mau berkontribusi aktif pada pengerjaan tugas akhir, terutama bagi yang lulus test SBMPTN  atau test masuk perguruan tinggi lainnya.
  6. Sebagian mengatakan bahwa Sidang Tugas akhir adalah pengalaman baru, sehingga merasa tidak seru jika tidak ada Sidang tugas akhir.

Share artikel ini ya...