header-image-papsi-its
gambar-back-to-campus-walau-sibuk-kerja--

- 21 April 2014

Kuliah lagi saat udah punya karir oke? Why not? Toh menuntut ilmu itu emang nggak ada batesnya, sekalipun kita sudah sibuk bekerja. Bukankah pepatah lama mengatakan, "Kejarlah ilmu sampai ke negeri Cina"? Maksudnya tentu saja sejauh apapun kalo untuk menuntut ilmu mah oke-oke aja. 

Tahu nggak sih, menuntut ilmu sambil bekerja selain bisa meningkatkan performa kerja kita, juga bermanfaat mengisi ulang baterai otak kita. Makanya, jangan heran kalau banyak para profesional yang udah punya karir oke dan gaji mapan tetapi tetep aja nggak sungkan back to campus. Emang sih, menuntut ilmu lagi nggak mesti kembali ke kampus. Kita bisa belajar sendiri melalui buku-buku atau belajar secara informal pada rekan-rekan senior. 

Tapi walau bagaimanapun menuntut ilmu di suatu lembaga atau institusi resmi bisa membuat kita lebih terarah dan sistematis belajar. Lagipula, jika anda sukses menyelesaikan kuliah, selain nambah ilmu dan wawasan, anda pun akan memperoleh gelar yang berguna bagi jenjang karir, promosi, plus kenaikan gaji, ehmm enak kan? So, anda yang udah kerja tapi pengin balik ke kampus, nggak perlu ragu deh. Tapi biar nggak salah jalan coba perhatikan hal di bawah ini:

- Keuangan
Uang adalah masalah penting sebelum anda memutuskan untuk kembali kuliah. Paling tidak jika anda memutuskan kuliah again, anda harus punya saving money yang cukup. Karena anda perlu memikirkan biaya pendaftaran, uang semester, ujian, dsb. Jangan memaksakan diri kembali ke kampus jika keuangan anda tidak memadai. Kalau anda bisa kuliah lagi dengan biaya perusahaan sih syukur banget. Apalagi kalau anda bisa memperoleh beasiswa di kampus.

- Waktu kuliah

Bagi anda yang memiliki jam kerja teratur atau tetap, masuk jam 8 pulang jam 5, kembali ke kampus konvensional dengan metode tatap muka bisa menjadi pilihan anda. Tetapi jika jam kerja anda tidak tetap, misalnya wartawan dan marketing bisa mendaftar kuliah di UT (Universitas Terbuka). Bisa juga anda mengikuti distance learning atau kuliah jarak jauh dengan pertemuan berkala di luar jam kerja.

- Bidang kuliah
Kalau tujuan anda kuliah untuk penyegaran, sebaiknya anda mengambil bidang yang berbeda dengan yang pernah anda pelajari sebelumnya. Misalnya kalau sebelumnya anda telah menyelesaikan pendidikan S1 ekonomi mungkin sebagai penyegaran anda bisa mengambil kuliah jurusan Humas. Tapi bila tujuan anda untuk jenjang karir, anda bisa melanjutkan kuliah di bidang yang sama dengan jenjang yang lebih tinggi. Misalnya jika anda telah mengambil D3 Perbankan maka anda bisa melanjutkan S1nya, demikian seterusnya.

- Lokasi kampus

Faktor lokasi perlu anda pertimbangkan bagi anda yang memilih kuliah di kampus konvensional. Usahakan untuk memilih lokasi yang cukup strategis yang cukup mudah dicapai dari kantor dan tempat tinggal anda. Sehingga jika anda ingin kuliah sepulang dari kantor anda nggak akan kehabisan energi di jalan.

- Manajemen waktu
Jika anda sudah mantap memutuskan bekerja sambil kuliah, anda wajib menerapkan manajemen waktu. Bagilah waktu anda sedemikian rupa. Jangan sampai anda sering bolos kuliah dengan alasan sibuk dan lelah bekerja. Atau sebaliknya anda sering bolos kerja karena sibuk kuliah. Untuk itu anda harus pandai-pandai mengatur waktu. Paling tidak win win solution lah, kerjaan beres, kuliah pun kelar. 

Selebihnya anda juga kudu menjaga kesehatan dengan baik, mengingat anda banyak melakukan kegiatan yang menyita waktu, bekerja dan kuliah. Emangnya enak pulang kantor dalam keadaan pusing tetapi anda juga masih harus berkutat sama kuliah? So, jagalah kesehatan anda! Nah sekarang udah siap kan kembali ke kampus....? Percaya deh, menuntut ilmu itu nggak akan ada ruginya, apapun alasannya!

Share artikel ini ya...